Kekurangan Menjadi PNS

Pegawai Negri Sipil (PNS) merupakan salah satu profesi yang sangat diminati di Indonesia, karena PNS dinilai sebagai profesi yang sangat menjanjikan untuk mendongkrak prekonomian seseorang dan PNS juga dapat menjamin kehidupan di hari tua. Nah karena alasan itulah sehingga masyarakat Indonesia berlomba lomba untuk menjadi PNS bahkan demi  menjadi PNS seseorang rela berbuat curang dengan cara menyogok, untuk bisa menjadi PNS.

Namun sadar atau tidak dibalik kelebihan dari PNS tersebut terdapat kekurangan-kekurangan yang sangat fatal. Kali ini kita akan bahas satu persatu kekurangan itu

1.      
Menjadi beban negara

Dengan menjadi PNS maka sepenuhnya kehidupan kita dari segi ekonomi itu menjadi beban negara. Nah pertanyaannya apakah kita seorang terpelajar tidak malu menjadi beban negara? Jhon F.kennedy (presiden ke-35 Amerika Serikat) mengatakan jangan pernah memikirkan apa yang negara berikan tapi berfikirlah apa yang kita berikan kepada negara.
Di Jepang orang berlomba-lomba untuk membangun sebuah industri yang mana industri itu dapat menyerap tenaga kerja dan membantu beban negara untuk mengurangi bahkan menghilangkan pengangguran. Pada bulan Januari-Februari negara telah mengeluarkan dana sebesar  Rp.37,4 triliun (data yang dilaporkan kemenkeu yang dikutip detik finance 18 maret 2014) dengan melihat dana yang sebesar tersebut apakah kita masih ingin menambah beban negara untuk membiayai kita?


2.      
Bersifat mengikat

Salah satu resiko untuk menjadi PNS yaitu keterikatan kita dengan negara. Perlu kita ketahui seorang PNS dilarang untuk mencalonkan jadi legislatif, eksekutif, anggota partai politik sesuai dengan
Undang – Undang Nomor 43 Tahun 1999 dan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2004. Selain itu kita sangat terikat oleh oleh aturan birokrasi kita tidak boleh bekerja diluar aturan itu walaupun ide kita lebih baik dari pada aturan itu.

3.      
Ilmu yang dimiliki tidak berkembang
Suatu disiplin ilmu  ibarat pisau yang semakin tajam bila terus digunakan tapi semakin tumpul bila tak dipakai. Berapa banyaknya orang jadi PNS sebagian besar mereka tidak menempati posisi sesuai dengan disiplin ilmu yang telah ia dapatkan. Kalaupun PNS tadi menempati posisi yang sesuai dengan bidang ilmunya, ia juga tak diberi peluang  berkiprah lantaran dikepung mata rantai birokrasi. Ide-idenya laksana gajah masuk lubang jarum .

4.      
Skil(kemampuan) tak dapat diwariskan

Kalau petani bisa mewariskan cara bercocok tanamnya, pedangang bisa mewariskan cara berdagang, jurnalis bisa mewariskan ilmu jurnalistiknya. Tapi PNS skil apa yang hendak kita wariskan buat anak anak?
Jadi semoga apa yang kita baca diatas dapat menjadi referensi buat bahwasanya tawaran yang menggiurkan untuk menjadi PNS itu juga memiliki kekurangan.OLEH: Muh.Rizal
RED: Her

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *