PMII Sulsel Bahas Radikalisme dan Terorisme Dalam FGD

PMII Sulsel Bahas Radikalisme dan Terorisme Dalam FGD

Makassar, cakrawalaide.com – Maraknya Isu Terorisme di Indonesia yang menjadi bahan perbincangan dikalangan masyarakat dan pemerintahan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pengurus Kordinator Cabang (PKC) Sulawesi Selatan, menggelar Focus Group Discusion (FGD) dengan tema ‘Anti Radikalisme dan Terorisme Islam Bukan Agam Terorisme’, Hotel The Rinra, Jl. Metro Tj. Bunga No.2, Panambungan, Mariso, Senin (11/6).

Kegiatan ini menghadirkan Pembicara Irjen Gatot Eddy Pramono staf ahli Kapolri bidang sosial ekonomi, Prof. Dr. KH Nazaruddin Umar. MA. (Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta.

Lanjut, Prof. Dr. KH. Nasaruddin “Islam tak mengajarkan kekerasan untuk berdakwah atau memaksakan kehendaknya agar orang lain mengikuti kemauannya. Islam adalah agama perdamaian. insiden bom bunuh diri dengan dalih agama Islam itu tidak di benarkan, dan Nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an adalah cinta”.

FGD yang dipandu Zulfikar Limolang Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, menyebut untuk memutus paham radikalisme ini menyebar di masyarakat diperlukan kerjasama semua pihak mulai dari mahasiswa, pemuda, dan seluruh masyarakat Indonesia, Paham ideologi Pancasila harus di tanamkan di masyarakat, dan harus terus disebarluaskan, dipahamkan ke masyarakat NKRI harga mati.

“Terorisme itu tak terkait Agama, Islam itu bukan agama teroris tapi Islam adalah Rahmatan Lil Alamin,” ucap Gatot.

Gatot Eddy juga mengarapkan untuk kedepannya, kita sama – sama memberantas paham radikal agar tak menjadi teroris, mari kita memberantas terorisme, sebab Islam bukan Terorisme.

Penulis : Pa’at

Red : Shim

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.