Terancam Tidak Bisa Mengikuti KKN Puluhan Mahasiswa UMI Melakukan Demonstrasi

Foto by : Tomo
Foto by : Tomo

Makassar, cakrawalaide.com—Kecewa tidak bisa mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Puluhan mahasiswa Fakultas Ekonomi melakukan demonstrasi dan bakar ban di depan Menara Universitas Muslim Indonesiasia(UMI) Kamis, (06/10).

Demonstrasi mahasiswa akhirnya berhenti setelah WR3 Prof. Ahmad Gani menemui mahasiswa, setelah sebelumnya gagal dibubarkan oleh satpam dan pegawai Menara UMI.
Berawal dari kebijakan yang dilakukan birokrasi kampus yang di terapkan didalam SIMPADU (Sistem Terpadu), puluhan mahasiswa terancam batal mengikuti KKN.

Kebijakan tahun ini dirasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, persyaratan untuk mengikuti KKN dinaikkan. Pasalnya mahasiswa yang mengikuti KKN tahun sebelumnya tidak perlu menunggu hingga 120 SKS (satuan kredit semester) untuk bisa mengikuti KKN. Menurut salah seorang demonstran ada yang hanya 100 SKS sudah bisa mengikuti KKN, dan bahkan ada juga yang tidak mencapai 100 SKS diberikan kebijakan untuk mengikuti KKN.

“Pihak birokrasi mengatakan bahwa, kita taat aturan, tapi faktanya yang kemarin-kemarin itu tidak taat aturan, tidak memenuhi aturan, baru saat ini katanya mengatasnamakan aturan sehingga dibatasi yang harus berangkat KKN itu harus melulusi 120, harus melulusi 120 SKS” terang Fajar.

Ia juga menjelaskan, ia dan rekan-rekannya sebelumnya sudah berusaha menemui Dekan, bagian kemahasiswaan, bagian akademik dan WD3 di fakultasnya yang sebelumnya KKN yang diprogramkan hilang dengan sendirinya di SIMPADU, hanya saja tidak berbuah apa-apa.

Penulis : Rifai Rahayaan

Red : Sukundua

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *