Diskusi Buku, Asal-Usul Keluarga, Kepemilikan Pribadi dan Negara

Diskusi Buku, Asal-Usul Keluarga, Kepemilikan Pribadi dan Negara

Penulis : Laila Hidayati

Makassar, Cakrawalaide.com – “Akar Patriarki Itu Sendiri, Tidak Mengakui Adanya Orientasi Seksual Yang Berbeda.” Menyikapi kurangnya literasi di Indonesia yang mencapai 0,001% menurut data UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization), perlu dibahas sumber ketertindasan terhadap perempuan adalah kajian khusus bertepatan dengan momentum Hari Perempuan Internasional.

Ica seorang aktivis buku perempuan Makassar selaku pemantik menyampaikan bahwa buku karya Friedriech Engels ini membahas tentang bagaimana penindasan dan kekerasan muncul dari kepemilikan pribadi dan menjelaskan bagaimana cara perempuan bertahan hidup, mengemis gender ataupun seks lainnya.

“Kelebihan buku ini menurut saya, berhasil menjelaskan bagaimana perempuan tertindas, mengalami kekerasan dari kepemilikan pribadi khusunya intensitas akses tanah yang membangun mental laki-laki untuk penguasaan tanah. Jadi disisi itu ya valid, perempuan tidak memiliki modal untuk bertahan hidup dan harus mengemis terhadap gender yang lain misalnya seks,” ucapnya.

Dalam diskusi tersebut, Ica juga menjelaskan bahwa buku tersebut tidak merepresentasikan relasi gender, melanggengkan relasi heteroseksual dan masih mengandung nilai-nilai patriarki, bahwa seks hanya ada antara laki-laki dan perempuan, tidak membahas tentang orientasi seksual.

“Buku ini tidak cukup representatif melihat relasi gender, menurutku hanya melanggengkan relasi seksual yang hetero, bagaimana misalnya dia melihat bahwa relasi seksual ini hanya laki-laki dan perempuan dan masih mengandung nilai-nilai patriarki di mana akar patriarki itu sendiri adalah tidak mengakui adanya orientasi seksual yang berbeda dari laki-laki dan perempuan,” jelasnya.

Diakhir sesi, Ica berharap bagi yang berpartisipasi dalam diskusi atau yang sudah mulai membaca buku-buku tentang “Asal-usul Keluarga, Kepemilikan Pribadi dan Negara” akan mengambil referensi lain, seperti buku Sarinah karya Soekarno atau menonton film sebagai bahan referensi. Karena cara memahami pengetahuan berbeda, baik secara visual maupun langsung dibaca.

“Sebenarnya lebih melihatnya sebagai bahan validasi, tapi untuk kompleks melihat itu saya telah membaca buku Sarinah karya Soekarno rujukan saya, itu cukup membantu saya melihat bagaimana perbudakan terhadap perempuan, saya banyak juga bisa lebih mendetailkan buku ini jadi ada rujukan lain untuk melihat relasi yang bagaimana saya harus melihat dari berbagai sisi mungkin puluhan buku sehingga saya bisa kompleks melihat bagaimana relasi lampau dan relasi hari ini dan di video juga banyak sebagai referensi bukan hanya buku untuk orang-orang yang biasanya suka belajar secara visual atau dari film.” tutupnya.

 

redaksi

14 thoughts on “Diskusi Buku, Asal-Usul Keluarga, Kepemilikan Pribadi dan Negara

  1. Howdy! I could have sworn I’ve visited this web site before but after browsing through a few of the posts I realized it’s new to me.
    Nonetheless, I’m definitely pleased I came across it and I’ll
    be book-marking it and checking back regularly!

  2. I love your blog.. very nice colors & theme. Did you create this website yourself or did you hire someone to do it for you?
    Plz answer back as I’m looking to create my own blog and would like to
    find out where u got this from. thank you

  3. Greetings! I’ve been following your website for some time now and finally got the courage to
    go ahead and give you a shout out from New Caney
    Texas! Just wanted to mention keep up the great job!

  4. Good day! I could have sworn I’ve been to this site before but
    after checking through some of the post I realized it’s new to me.
    Anyhow, I’m definitely happy I found it and I’ll be bookmarking
    and checking back frequently!

  5. Asking questions are genuinely fastidious thing
    if you are not understanding something totally, but this piece of writing gives pleasant understanding yet.

  6. Undeniably believe that which you said. Your favorite reason seemed to be on the
    web the simplest thing to be aware of. I say to
    you, I definitely get annoyed while people think about worries that they just don’t know about.
    You managed to hit the nail upon the top and also defined out the whole
    thing without having side-effects , people could take a signal.
    Will probably be back to get more. Thanks

  7. This is very interesting, You are a very professional blogger.
    I’ve joined your rss feed and look forward to in quest of more of your magnificent post.
    Also, I have shared your web site in my
    social networks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.