Adanya Oknum Dosen Sewakan Buku, WR III UMI : Itu Tidak Bisa Dibenarkan

Adanya Oknum Dosen Sewakan Buku, WR III UMI : Itu Tidak Bisa Dibenarkan

Makassar, cakrawalaide.com – Perihal Oknum Dosen yang menyewakan buku, Wakil Rektor (WR) III Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengungkapkan akan meminta klarifikasi terlebih dahulu, Kampus II Jl. Urip Sumoharjo No.KM. 5, Minggu (28/10/2018).

Diketahui oknum dosen tersebut juga menjabat sebagai Wakil Dekan (WD) 1 Fakultas Sastra (FS), mengajarkan mata kuliah Bahasa Indonesia pada mahasiswa FAI jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HES) semester 1.

Baca: http://www.cakrawalaide.com/mahasiswa-fai-keluhkan-oknum-dosen-yang-menyewakan-buku/

Dalam klarifikasinya oknum dosen tersebut mengatakan tidak tahu soal sewa buku. Perihal pembayaran seharga Rp. 50.000 per buku, ia menilainya sebagai biaya ongkos cetak.

“Yang ada ananda mahasiswa mengambil 3 buku dengan biaya ongkos cetak Rp. 50.000 per buku,” jelas Mulyadi.

Mulyadi juga menambahkan bahwa dirinya sudah mengajar selama puluhan tahun di UMI dan tidak pernah menyewakan buku kepada mahasiswa.

Lanjut, Namun berbeda halnya dengan yang diucapkan oleh Ian (samaran) mahasiswa FAI jurusan HES saat diwawancarai mengenai ongkos cetak. Sambil mempertanyakan kembali, menurutnya ongkos cetak sama dengan biaya sewa.

“Itu ongkos cetak, harus memang adakah? Kah menurut kami itu sebelas dua belasji dengan uang sewa,” ujar Ian.

Lanjut, merasa terbebani dengan kebijakan oknum dosen tersebut. Menurut Ian tak sepantasnya seorang dosen menyewakan buku mata kuliah, dengan alasan ongkos biaya cetak yang membebankan mahasiswa.

“Cocokmi itu dari pertama saya bilang, buku bukan dia yang ciptakan tapi kenapa (kami) harus membayar,” ucapnya.

Sementara itu, menanggapi hal ini WR III bidang kemahasiswaan juga angkat bicara. Ia menyatakan hal tersebut tidaklah bisa dibenarkan dan akan menindaklanjuti terkait dugaan penyewaan buku yang dilakukan oleh oknum dosen.

“Perlu klarifikasi dulu, kebijakan itu tidak benar jika dilakukan oleh oknum dosen, kita akan telusuri,” tegas Laode Husain.

Penulis : Parle

Red : Anshari

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *