Mahalnya Biaya Pendidikan Hari ini

Makassar,Cakrawalaide.com– Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan melakukan aksi mengenai Pendidikan dibawah jembatan layang (fly over), Jalan Urip Sumohardjo, Senin (17/4).

Menurut massa aksi, bahwa sejatinya pendidikan adalah jalan pembebasan, jalan menuju peradaban manusia lebih baik, serta jalan untuk merubah akses hidup layak. Dengan demikian kolerasi antara kesejahteraan kerja dan pendidikan adalah satu variabel yang mesti seirama.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ruben Selaku Koordinator Lapangan (korlap) menurutnya, institusi pendidikan merupakan bentuk pengorganisiran Negara untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, sebagaimana amanah yang tersurat dalam peraturan UUD 1945 yakni mencerdaskan kehidupan bangsa serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.

Amanah ini kemudian tertera pasal 31 UUD 1945 tentang hak mendapatkan Pendidikan bagi setiap warga dengan pembiayaan Negara. Ironisnya, regulasi tersebut justru berbanding terbalik dengan fakta bahwa saat ini indonesia sedang dijangkiti wabah privatisasi dan komersialisasi pendidikan. Hal ini jelas tidak terlepas dari keterlibatan hegemoni kapitalisme, Ujar Ruben dalam orasinya.

Ia juga mengatakan, bahwa undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SISDIKNAS) No. 20 tahun 2003 merupakan bentuk legitimasi kapitalisasi pendidikan di Indonesia. Dilanjutkan kemudian dengan UU PT No. 12 tahun 2012 yang memperjelas komersialisasi pendidikan.

Hal ini yang berimbas pada pengelolaan keuangan lembaga pendidikan yang tidak dapat dievaluasi oleh Negara, sehingga perguruan tinggi bebas menaikkan biaya pendidikan setinggi-tingginya ini terlihat jelas dengan diberlakukannya sistem uang kuliah tunggal (UKT) bagi Perguruan Tinggi Negeri.

Lepas tangannya pemerintah terhadap subsidi pendidikan, kata ruben, biaya pendidikan semakin tinggi hingga di batasi kebebasan akademik dan berorganisasi, itu semua merupakan gejala-gejala yang terpampang nyata hari ini. Setelahnya masyarakat miskin mengalami kesulitan ketika ingin menempu pendidikan ke Perguruan Tinggi. Pendidikan berubah menjadi komoditi bisnis sehingga tradisi ilmiah dan akademik tidak lagi mendapatkan tempat di Kampus.

Aksi yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan mulai jam 12:30-14:00 Wita, guna untuk menuntut Pendidikan hari ini yang belum menyeluruh dan belum maksimal, dalam aksi tersebut puluhan massa yang hadir guna menyampaikan aspirasinya di Bawah jembatan layang, serta berbagai petaka yang mereka bawa bertuliskan wujudkan pendidikan gratis hari ini yang ditulis dengan cat berwarna merah dengan baground  sepanduk putih yang mereka bentangkan.

Penulis : Imran

Red. Baso

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *