Mahasiswa UMI Mengecam Beredarnya Percakapan Rahasia Kematian Rezky

Percakapan Kematian Rezky Evenia Syamsul. / Sumber : www.google.com
Percakapan Kematian Rezky Evenia Syamsul. / Sumber : www.google.com

Makassar, cakrawalaide.com Misteri kematian Rezky Evenia Syamsul  mulai terungkap melalui percakapakan rahasia antara senior dan junior dalam group cepa’-cepa’ di media sosial akun line.

Percakapan rahasia yang berbau persekongkolan untuk menutupi apa yang menjadi penyebab Rezky tak sadarkan diri saat mengikuti proses pengkaderan di desa tombolo hingga dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit Wahidin Sudirohusodo pada hari  Selasa, (07/06).

Beberapa Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia mengecam percakapan rahasia yang beredar luas saat ini. La Pade Mahasiswa Fakultas Perikanan menuturkan, ia miris sekali setelah melihat isi percakapan yang beredar, “Entah apa dibalik misteri kamatian Rezky sehingga ditutup-tutupi seperti ini, semoga tidak seperti kasus sianida Jessica,” harapnya, Selasa (07/06).

Lain hal nya yang diutarakan Rifai Rahayaan,  Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer yang menilai percakapan tersebut sebagai bentuk tindakan menyembunyikan rahasia dibalik penyebab kematian Rezky. “salah satu isi percakapannya bilang belajar jadi dokter yang merahasiakan privasi pasien, mungkin lebih tepatnya belajar menyembunyikan kematian Rezky, ini contoh calon dokter yang tidak bermoral,” kesalnya.

Hasyim, Mahasiswa Fakultas Sastra juga mengecam perbuatan persekongkolan yang dilakukan mahasiswa di group cepa’-cepa’, ia menuturkan ini salah satu bukti kuat untuk membawakan kasus kematian rezky ke ranah hukum, “Orang-orang yang terlibat dalam percakapan tersebut mesti dicari dan paling utama senior yang mendoktrin junior untuk bungkam apabila ditanya tentang kasus ini, apabila telah diketahui mereka harus diskorsing kalau perlu di DO dari universitas,” ujarnya.

Percakapan rahasiswa di group cepa’-cepa’ yang tersebar di beberapa media sosial memancing respon masyarakat mengenai penyebab kematian Rezky. Saat ini belum diketahui keberadaan orang-orang yang berada di dalam group line tersebut.


Penulis : Hutomo
Red : Mari

 

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.