Perlu Penguatan Perspektif Perjuangan Pers Mahasiswa

Suasana pembukaan acara Mukernas ke X PPMI. Tampak Sekjen Nasional, Abdus Somad sedang memberikan sambutannya di hadapan 46 LPM se Indonesia / Foto : Cakar_Ayam
Suasana pembukaan acara Mukernas ke X PPMI. Tampak Sekjen Nasional, Abdus Somad sedang memberikan sambutannya di hadapan 46 LPM se Indonesia / Foto : Cakar_Ayam

Makassar, Cakrawalaide.com – Dinamika pers mahasiswa pasca orde baru dinilai telah menjauh dari ideologi pers mahasiswa. Situasi ini berdampak pada pola gerakan pers mahasiswa yang cenderung mengasah keahlian jurnalistik. Kerja-kerja jurnalistik dalam pers mahasiswa kini hanya mempunyai peran sekedar penyampaian informasi, sosialisasi, dan edukasi. Sedangkan peranan sebagai titik sentral gerakan sosial kini telah terkorupsi maknanya.

Sekjen PPMI DK Makassar, Irwan Sakkir dalam sambutannya di acara pembukaan Musyawarah Kerja nasional PPMI ke X di Baruga Benteng Somba Opu, Senin (28/09), menyinggung mengenai militansi pers mahasiswa yang mengalami dekadensi, baik dalam kerja jurnalistik, maupun dalam sektor gerakan sosial. “Semoga Persma bisa kuat seperti layaknya kokohnya benteng Sumba Opu tempat berlangsungnya Mukernas ke X” ujarnya.

Sekjen Nasional PPMI, Abdus Somad mengungkapkan perlu penguatan ideologi pers mahasiswa di tiap-tiap LPM. “Kondisi pers mahasiswa yang bernaung dalam perguruan tinggi maupun fakultas mengalami pembungkaman demokrasi berupa kekerasan akademik, pembredelan media, serta pemutihan lembaga. Maka perlu penguatan perspektif perjuangan pers mahasiswa” ungkapnya. Selain itu, dia menambahkan peningkatan jejaring pers mahasiswa juga perlu dilakukan. “Sehingga persoalan pelik dalam tubuh pers mahasiswa dapat diatasi bersama” tambahnya.

 

Penulis : Eddy

Red     : Ukhay

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *