Soal AMARAH, WR III : Siapa Yang Melarang Peringatan AMARAH?

Soal AMARAH, WR III : Siapa Yang Melarang Peringatan AMARAH?

Makassar, cakrawalaide.com – Wakil Rektor (WR) III Universitas Muslim Indonesia (UMI) angkat bicara soal pelarangan peringatan April Makassar Berdarah (AMARAH).

Selaku Wakil Rektor III, Prof Laode Husain mengungkapkan bahwa tidak ada larangan memperingati AMARAH, Minggu (21/4/2019).

“Tidak ada yang melarang itu memperingati AMARAH, hanya yang dilarang itu ketika unjuk rasa menutup jalan, kalau ada pembungkaman demokrasi di UMI saya yang akan hadapi,” bebernya melalui telepon.

Lanjut, Laode Husain juga menambahkan bahwa pada tanggal 24 April merupakan hari libur UMI disetiap tahunnya.

“Itu sudah hari libur UMI tiap tahunnya, kalau masalah pasal 26 di buku saku, nanti saya coba lihat normanya,” tambahnya.

By : Kampus UMI

Namun, hal berbeda diungkapkan, Ketua Yayasan, Mokhtar Nur Jaya, ia menegaskan bahwa tidak ada peringatan AMARAH.

“Jelas itu pelarangan memperingati AMARAH, makanya itu diliburkan setiap tahunnya,” tegasnya.

Seiring dikeluarkannya surat edaran yang berisikan pelarangan dalam memperingati AMARAH, dan ancaman skorsing terhadap mahasiswa yang memperingati.

Hal tersebut tentunya sangat mencederai nilai – nilai demokrasi, seperti yang terdapat pada pasal 28E ayat (3) UUD 1945.

Penulis : Anshari

Red : Shim

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *