Kronologi Pembubaran Paksa Massa Aksi Diduga oleh Ormas Reaksioner serta Oknum Berlagak Preman

Kronologi Pembubaran Paksa Massa Aksi Diduga oleh Ormas Reaksioner serta Oknum Berlagak Preman

Makassar, Cakrawalaide.com – Puluhan pengunjuk rasa mengatasnamakan Aliansi Solidaritas Rakyat Makassar untuk Tapol Papua dibubarkan paksa dan mendapati tindakan represif diduga oleh ormas  reaksioner serta oknum berlagak preman di depan kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Senin (11/11/2019).

Menjelang petang, sekitar 15 orang massa aksi mulai berjalan menuju titik aksi di depan kampus UMI. Massa aksi mulai membentangkan spanduk, pataka-pataka, dan membagikan selebaran kepada para pengguna jalan Urip Sumoharjo.

Aksi tersebut berlangsung dengan tertib. Sekitar puluhan orang turut bergabung dengan massa aksi Solidaritas Rakyat Makassar Untuk Tapol Papua.

Menjelang beberapa menit, puluhan orang dari ormas reaksioner dan preman berjalan mendatangi massa aksi. Mereka mulai melakukan intimidasi, serta memaksa untuk bubar.

Sebelumnya, massa aksi coba membangun dialog dengan ormas dan preman tersebut. “Kelompok yang mendukung OPM adalah musuh kami!,” teriak Zulkifli, salah seorang dari ormas dengan pengeras suara (Toa)

Dari pantauan kami, adapula oknum dari pihak asisten Wakil Rektor III UMI melakukan intimidasi terhadap massa aksi. Oknum Astor WR III tersebut, meminta massa aksi untuk membubarkan diri.

“Kau mahasiswa UMI, ini atasnama UMI bukan? ini bukan atas nama UMI. Silahkan bubar!”

Salah satu massa, berinisial PL mencoba berdialog dan meminta klarifikasi tegas soal adanya pelarangan aksi di depan kampus UMI.

“Apakah Rektor melarang aksi di depan kampus UMI?,” tanyanya.

“Iya, karena kalian aksi bukan atas nama UMI,” jawab oknum Astor WR III.

Massa aksi masih bertahan dan mencoba membangun dialog kembali. Namun, mereka tetap dipaksa untuk bubar.

“Anda bisa berteriak, tapi bukan bebaskan tanpa syarat. Saya tidak melarang anda menuntut pembebasannya mereka, tapi bukan dengan bahasa bebas tanpa syarat,” ujar Zulkifli (Ketua BMI) yang terus mencoba membubarkan paksa massa aksi.

Menurut Humas Solidaritas Rakyat Makassar untuk Tapol Papua, mereka terus membangun dilaog dengan meminta legalitas hukum dari Zulkifli karena merasa berwenang untuk membubarkan aksi.

“Apa haknya bapak untuk bubarkan kami?” Namun, dari pihak Zulkifli tak merespons baik hingga terjadi saling dorong antara pihak ormas, preman, dan mahasiswa.

Kondisi semakin memanas setelah seorang laki-laki berbadan besar, berpakaian kemeja putih, memakai tas samping kecil berwarna hitam terlihat mulai melakukan tindak provokasi. Laki-laki tersebut merebut secara paksa sebuah payung salah satu massa aksi hingga rusak dan patah. Salah satu dari mereka yang mengenakan peci putih dan switer hitam juga terlihat memprovokasi massa aksi. Mereka mengambil paksa spanduk utama, menunjuki massa aksi, menggertak, hingga mendorong massa aksi.

Tak ada lagi dialog terjadi, sentuhan fisik pun mulai dilakukan oleh antara kedua belah pihak. Terlihat oknum Astor WR III, Ormas BMI, sejumlah preman, dan beberapa mahasiswa, mencoba membubarkan paksa jalannya aksi dengan mendorong, mencekik, memukul, dan menendangi massa aksi.

Situasi semakin memanas, tindakan represif yang dilakukan oleh ormas, preman, oknum mahasiswa, semakin menjadi-jadi dengan keterlibatan pihak intel dan pengamanan kampus juga terlibat memaksa agar massa aksi membubarkan diri.

Hingga akhirnya, untuk menghindari konflik fisik dan jatuhnya korban lagi, massa aksi pun perlahan membubarkan diri dengan bergegas berjalan menuju ke dalam kampus UMI.

Diketahui, sebelum aksi digelar, sebelumnya sudah terlihat sekelompok ormas (Brigader Muslim Indonesia) beserta beberapa berlagak preman dan juga oknum mahasiswa yang telah menggelar aksi di depan kampus, tepatnya di gerbang pintu satu (tempat keluar mobil). Aksi yang mereka lakukan, diketahui sebagai bentuk aksi tandingan yang menolak aksi solidaritas di Makassar menuntut pembebasan Tahanan Politik (Tapol) aktivis Papua tanpa syarat.

Humas aksi berinisial (DT) menilai bahwa aksi solidaritas ini sebagai bentuk dukungan dan kecaman terkait proses penangkapan 6 aktivis Papua atas tuduhan makar. “Penangkapan yang tidak sesuai prosedural adalah bentuk tindakan yang menyalahi hukum, dan wujud nyata dari bentuk pembungkaman serta pelarangan berekspresi yang merenggut hak sipil dan politik yang telah dijamin oleh konstitusi,” jelas DT.

Merespons perihal tindakan represif pembubaran aksi yang dinilai sangatlah tidak mendasar, terlebih lagi tendensi yang terjadi di lokasi terkesan sangat rasial.

Humas aksi memberikan tanggapannya, “mereka mempermasalahkan persoalan diksi rakyat Makassar tidak boleh bersolidaritas dan menggelar aksi di Makassar merespons polemik rasialisme terhadap Papua dan penangkapan 6 aktivis karena bersolidaritas atas kasus yang dialami mahasiswa Papua,” DT selaku Humas aksi.

Data Korban Represif Ormas BMI

DT : memar dibagian pelipis mata kiri

IM : merasa sesak nafas akibat dicekik

PL : Sakit dibagian dada akibat didorong hingga terjatuh.

Sumber : Press Release Solidaritas Rakyat Makassar untuk Tapol Papua.

 

Penulis : Cuncung

Editor : Pade Salay

redaksi

22 thoughts on “Kronologi Pembubaran Paksa Massa Aksi Diduga oleh Ormas Reaksioner serta Oknum Berlagak Preman

  1. What i do not realize is in reality how you are now not really much more smartly-preferred than you
    might be right now. You’re very intelligent. You already know thus considerably in terms of this subject,
    produced me individually believe it from numerous varied angles.
    Its like men and women aren’t interested except it’s something
    to do with Girl gaga! Your individual stuffs nice. All the time deal with
    it up!

  2. At this time it seems like WordPress is the top blogging platform available right now.
    (from what I’ve read) Is that what you are using on your blog?

  3. Have you ever thought about adding a little bit more than just your articles?
    I mean, what you say is important and everything.
    But think of if you added some great pictures or video clips to give your posts more,
    “pop”! Your content is excellent but with pics and videos, this website could undeniably be one
    of the greatest in its field. Very good blog!

  4. Simply wish to say your article is as amazing.

    The clearness on your put up is just cool and that i could assume you’re an expert in this subject.

    Fine with your permission allow me to grab your feed to keep updated with coming
    near near post. Thank you a million and please keep up the enjoyable work.

  5. I was wondering if you ever thought of changing the page
    layout of your site? Its very well written; I love what youve got to say.
    But maybe you could a little more in the way of content so people could connect
    with it better. Youve got an awful lot of text for only having 1 or 2 images.

    Maybe you could space it out better?

  6. I do believe all of the ideas you have offered to your post.
    They’re very convincing and will certainly work.
    Still, the posts are very brief for newbies.
    May you please extend them a little from next time?
    Thank you for the post.

  7. Does your site have a contact page? I’m having problems locating it but,
    I’d like to send you an email. I’ve got some creative ideas for your blog you might be interested in hearing.
    Either way, great site and I look forward to seeing it develop over time.

  8. Good post. I learn something new and challenging on websites I stumbleupon every day.
    It’s always interesting to read through content from other writers and practice
    a little something from other websites.

  9. Hiya, I am really glad I have found this info. Nowadays bloggers publish only about gossips and web and this is actually frustrating. A good site with exciting content, this is what I need. Thank you for keeping this site, I will be visiting it. Do you do newsletters? Can not find it.

  10. I’m still learning from you, while I’m trying to reach my goals. I definitely enjoy reading everything that is posted on your blog.Keep the aarticles coming. I enjoyed it!

  11. You really make it seem so easy with your presentation but I to find this topic to be really one thing that I believe I would by no means understand. It seems too complex and extremely broad for me. I’m taking a look forward to your next post, I¦ll try to get the hold of it!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.