Mahasiswa Teknik UMI Tuntut Pemerintah Turut Andil Antisipasi Krisis Moneter

Mahasiswa Teknik UMI Tuntut Pemerintah Turut Andil Antisipasi Krisis Moneter

Makassar, Cakrawalaide.com – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI), menggelar unjuk rasa “Selamatkan Ekonomi Nasional” di depan kampus, jalan Urip Sumoharjo, Senin (10/09/2018).

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar amerika merupakan bukti memburuknya neraca ekonomi dalam negeri, diperparah dengan adanya perang dagang yang menempatkan Indonesia di tengah pusarannya.

Menurut Jenlap Aksi, Eki mengatakan tujuan diselenggarakannya aksi selamatkan ekonomi nasional sebagai bentuk peringatan tegas kepada pemerintah, khususnya Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan, dan Menteri Ketenagakerjaan. Pemerintah harus turut andil dalam menyeimbangkan perekonomian di Indonesia agar depresiasi rupiah tidak berujung pada krisis moneter.

“Ini adalah peringatan tegas kepada pemerintah, agar kesengsaraan rakyat pada kejadian 97-98 tidak terulang kembali,” ujar Jendlap aksi.

Hal senada juga diutarakan oleh Humas Aksi, Fahmi menjelaskan persentase impor Indonesia yang meningkat 62,17% sepanjang tahun 2018 juga melemahkan neraca perdagangan dalam negeri hingga 1 milyar dollar Amerika. Sebagai akibat, Inflasi nilai mata uang hampir tidak dapat terhindarkan. Hal ini terutama dikarenakan berbagai bahan mentah maupun barang konsumsi diimpor dari luar negeri, sehingga menaikkan beban produksi dalam negeri.

“Negara akan dibayang-bayangi inflasi jika saja, menteri tidak bekerja secara maksimal dalam menanggapi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar, khususnya terkait permasalahan membengkaknya beban utang luar negeri, akibat anjloknya nilai tukar rupiah,” ungkap Humas Aksi.

Fahmi menambahkan, Pemerintah serta Menteri yang bersangkutan bekerja secara maksimal agar mengantisipasi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar tidak berujung pada rakyat yang menjadi korban,” tutupnya.

Penulis : Parle

Red : Shim

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.