Milad XVI UPKSBS UMI : Memotret Permasalahan Pendidikan Melalui Seni

Psgelaran teater tangan"kerinduan terhadap cita" / Foto : Hutomo Mariadi
Pagelaran Teater Tangan “Kerinduan Terhadap Cita” / Foto : Hutomo Mariadi
Makassar, Cakrawalaide.com – Unit Pengembangan Kreatifitas Seni Budaya dan Sastra Universitas Muslim Indonesia (UPKSBS UMI) Menampilkan pagelaran seni yang bertema Garis Kusut. Pagelaran seni ini merupakan rangkaian dari Milad XVI UPKSBS UMI yang dilaksanakan di pelataran Auditorium Al-jibra UMI, senin (25/05).

Pagelaran seni yang ditampilkan UPKSBS UMI kepada penonton dikemas dengan penuh nilai seni seperti pertunjukan teater, musik, rupa, dan tari yang disinkronkan dengan isu sistem pendidikan Indonesia yang saat ini mengarah pada pencerdasan tetapi tidak untuk mendidik.

Menurut Andreas Saguni selaku Ketua Umum, “Kita melihat adanya keganjalan di sistem pendidikan yang diterapkan di Indonesia, mengapa kita mengangkat tema Garis Kusut. Karena, pendidikan di Indonesia ada yang kusut. Artinya, ada permasalahan pada pendidikan kita. Pertumbuhan input dan output pendidikan kita terdapat keganjalan baik formal maupun informal.”

Mengenai konsep kegiatan yang mengangkat isu pendidikan di Indonesia saat ini, Siswanto Nandja selaku Pimpinan Produksi menjelaskan bahwa, “Konsep awal bukan garis kusut tetapi awalnya tentang masalah korupsi. Tetapi setiap Milad UPKSBS UMI memiliki slogan yaitu Besar dengan Karya. Disitulah kami melihat sisi lain dari mana akar masalah korupsi di Indonesia, setelah melakukan riset selama 2 bulan, kami menemukan pada pendidikanlah masalahnya. Mulai pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Setelah melakukan riset lebih lanjut, kami mendapatkan materi – materi yang jelas mengenai pendidikan lalu kami menampilkannya melalui karya.

Penulis : Hutomo
Red : Cakar_ayam

redaksi

2 thoughts on “Milad XVI UPKSBS UMI : Memotret Permasalahan Pendidikan Melalui Seni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.