Sakit Tak Harus Minum Obat

farmasi-indonesia
Ragam obat-obatan untuk mengobati segala penyakit, namun ketergantungan terhadap obat, tidak baik untuk kesehatan / sumber gambar : www.portalkesehatan.com

Sakit. Sebuah kata tak menyenangkan dan dapat dialami oleh siapapun. Sakit merupakan kondisi dimana tubuh mengalami gangguan atau dimana anggota tubuh dan sistem imun menurun. Seseorang yang sakit biasanya merujuk untuk langsung meminum obat. Akan tetapi itu merupakan tindakan awal yang salah. Setidaknya ketika sesorang sakit maka sebaiknya pelajari dulu apa penyebab anda sakit. Mungkin anda hanya salah makan atau karena anda hanya kelelahan sehingga sistem imun anda ambruk.

Sayangnya, dampak yang ditimbulkan dari terlalu sering menggunakan obat tersebut mungkin lebih menakutkan daripada yang diduga sebelumnya.
Tapi bagaimana jika anda sudah terlanjur sakit?
Ketika sakit sebaiknya berfikir dulu sebelum meminum obat. Sebaiknya perbaiki pola makan dan mulailah hidup sehat. Seperti berhenti merokok atau setidaknya mengurangi jumlah komsumsi rokok, menjaga kebugaran dengan berolahraga setidaknya 2 kali seminggu, makan makanan bergizi dan atur pola tidur anda. karena virus dan bakteri penyebab penyakit itu tidak akan dapat masuk kedalam tubuh jika sistem kekebalan tubuh kita bagus. Sistem kekebalan tubuh seseorang tergantung dari pola hidup orang itu sendiri. Ketika sakit sebaiknya perbanyak konsumsi buah dan sayur beserta air mineral. Bahan alami dan segar lebih sehat dan sangat jarang memeliki efek samping. Sebagai contoh ketika seseorang sedang mengalami influenza. Influenza sendirindisebabkan oleh virus. Virus dapat masuk kefalam tubuh ketika sistem imun memang kurang baik. Untuk melawannya perbanyak kobsumsi buah sayur dan minum air mineral serta olahraga. Tanpa minum obat pun dengan pola makan yang sehat, influenza dapat teratasi sendiri serta konsumsi vit. c alami yang dapat diambil dari buah tomat atau buah jeruk.
Sehat dengan bahan alami sangat menguntungkan tubuh kita untuk beberapa tahun kedepan. Bahan alami tidak berpotensi memberikan efek samping bagi konsumennya.
Penulis : Nur Istiqomah
Red : Ayie

 

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *