Siaran Pers Aliansi UKM UMI, Kronologi Pembongkaran Paksa Sekretariat UKM UMI

Siaran Pers Aliansi UKM UMI, Kronologi Pembongkaran Paksa Sekretariat UKM UMI

Pada Sabtu, 16/10/2021 pengurus UKM UMI dikagetkan dengan adanya alat berat (excavator) yang tiba-tiba muncul bersama petugas keamanan yang hendak merobohkan bangunan sekretariat UKM. Pukul 06:00 WITA petugas keamanan berkumpul di depan Auditorium Al-Jibra yang diikuti dengan excavator. Pukul 06:30 WITA Excavator mulai bergeser kesekretariat UKM bersama petugas keamanan, menurut informasi awal yang diterima bahwa excavator tersebut bukan untuk merobohkan sekretariat melainkan untuk melakukan penggalian dibelakang. Pukul 07:03 WITA excavator bergerak dan membongkar sekretariat UKM Seni. Pembongkaran gedung UKM oleh pihak kampus tidak sesuai prosedur bahkan saat sekret UKM seni dirobohkan masih ada orang yang tertidur di dalam ruangan. Kemudian pada pukul 07:05 WITA Terjadi bentrokan antara mahasiswa dan satpam UMI.

Kepala keamanan UMI bahkan tidak segan melakukan sentuhan fisik kepada salah satu pengurus UKM yang mencoba menghalau excavator dengan menyekap pada bagian leher (mempiting) dan membanting ke tanah. Tidak lama setelah itu saat bentrokan terjadi excavator mundur pada pukul 07:07 WITA. Pukul 07:30WITA jalan di depan Fakultas Agama Islam dan di samping Auditorium Al-jibra di blokade oleh mahasiswa dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Tolak Penggusuran Sekretariat UKM. UKM Tergusur, UMI Lautan API.”

Wacana pembangunan gedung UKM telah lama menuai polemik dikalangan para pengurus UKM UMI. Berbagai upaya penolakan telah dilakukan oleh Aliansi UKM UMI menolak pembongkaran dan rencana renovasi yang di wacanakan oleh pihak kampus, dengan alasan pembangunan gedung baru UKM tersebut tidak menjawab kebutuhan, dan dinilai serampangan dalam peroses perencanaanya.

Pasalnya diatas lahan yang saat ini berdiri 7 UKM akan digusur kemudian dibangun gedung berjumlah 20 ruangan dengan luas masing-masing 2,75 meter x 3 meter yang hanya dilengkapi dengan satu toilet. Aliansi UKM UMI telah berupaya melakukan mediasi dengan pihak kampus dengan mengirimkan surat audiensi kepada Wakil Rektor III Bidang kemahasiswaan dan Alumni pada (21/9/2021) namun surat tersebut ditolak. Surat audiensi diajukan sebagai bentuk merespon penyampaian pengosongan sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang masuk pada tanggal 20 September 2021. Surat dengan Nomor: 496/F.08/BAKA-UMI/IX/2021. Berisi perintah pengosongan sekretariat UKM selambat-lambatnya Kamis, 23 September 2021.

Sampai hari ini tidak ada itikad baik dari pihak kampus menjawab tuntutan dan keresahan yang disuarakan oleh mahasiswa, bahkan mendapat tindakan pengusiran ketika hendak menemui pimpinan.

Narahubung : Putri (+62 887-4368-22708)

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *