Surat Edaran Bukan Penghalang Memperingati Amarah

Surat Edaran Bukan Penghalang Memperingati Amarah

Makassar, Cakrawalaide.com- Sekitar 50 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI), menggelar aksi teatrikal di depan gerbang kampus UMI. Aksi teatrikal yang dilakukan oleh mahasiswa teknik, memberikan gambaran peristiwa amarah di tahun 1996 yang terjadi dikampus UMI yang dilakukan oleh aparat TNI sehingga menelan korban jiwa, Selasa (25/04).

Surat edaran yang dikeluarkan pihak birokrasi mengenai pelarangan aksi memperingati amarah sama sekali tidak berefek kepada mahasiswa Teknik UMI. Meskipun pihak birokrasi mengancam dengan memberikan sanksi skorsing dan DO tapi mahasiswa tehnik UMI masih tetap saja menggelar aksi memperingati amarah.

“Tidak sepantasnya birokrasi mengeluarkan surat edaran pelarangan aksi memperingati amarah, karena itu sama halnya membungkam aspirasi dan kreativitas mahasiswa dan sangatlah bertentangan dengan UU NO. 9 tahun 1998,” Ujar  Wawan (Humas)

Wawan juga menambahkan, tujuan aksi teatrikal dengan menampilkan semacam rekaman kembali tragedi amarah. Dimana pada saat itu, aparat TNI menerobos masuk kedalam kampus kemudian memukuli mahasiswa bahkan sampai menjatuhkan 3 ( tiga ) korban jiwa yang hingga saat ini kasus kematian korban amarah belum juga menemukan titik terang.

“Dalam memperingati amarah, kami menampilkan situasi dan kondisi tentang peristiwa yang terjadi di tahun 1996, dimana pada saat itu aparat TNI tanpa belas kasih melakukan kekerasan kepada mahasiswa, itu kami hadirkan kembali dalam bentuk teatrikal, ” Tambahnya.

Amarah adalah sebuah peristiwa bersejarah yang pernah terjadi dikampus UMI dan sudah sepatutnya untuk diperingati. Birokrasi kampus haruslah tau membedakan, tidak semua aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa itu anarkis tapi ada juga aksi mahasiswa yang tertib aturan.

Penulis : Parle

Red. Baso

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *