GAWAT PR-ORMAWA, Menuntut Rektor UNHAS Cabut Aturan Tesebut

GAWAT PR-ORMAWA, Menuntut Rektor UNHAS Cabut Aturan Tesebut

Gabungan Senat Mahasiswa (SEMA), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Tolak Peraturan Rektor Tentang Organisasi Kemahasiswaan (GAWAT PR-ORMAWA) melakukan aksi massa di depan Rektorat Universitas Hasanuddin (UNHAS), Rabu (14/11/2018)

Adapun tuntutan dalam massa aksi ini, yakni Mencabut Peraturan Rektor tentang Organisasi Kemahasiswaan No. 1831. UN.4.1./KEP/2018, Meninjau kembali Peraturan Rektor dengan memperhatikan asas Keterbukaan dalam segala aspek yang berhubungan dengan pembentukan peraturan dan kebijakan interna UNHAS, serta Wujudkan demokratisasi dalam kampus.

Saat massa aksi menanti dialog dengan Rektor, pihak UNHAS melakukan tindakan represif ,mendorong hingga seemprotkan alat pemadam api ke arah Massa Aksi yang dilakukan oleh satpam kampus.

Diketahui Pemicunya, yakni adanya massa aksi yang terkena pukulan dari pihak satpam kampus unhas, Situasi kembali meredam dan massa aksi berhasil berdialog dengan Rektor UNHAS.

Lanjut, Rektor UNHAS, Prof. Dwiah menjanjikan akan mengkaji kembali PR ORMAWA dan melibatkan perwakilan Mahasiswa.

“Saya akan membentuk tim investigasi dan memanggil perwakilan dari pihak Mahasiswa untuk mengkaji ulang proses penyusunan yang bermasalah,” jelasnya di hadapan Massa Aksi.

Dwiah juga menambahkan terkait penundaan pengesahan beberapa lembaga kemahasiswaan dan pencairan dana kemahasiswaan sudah dapat di cairkan.

Menanggapi hal tersebut, Rahmat selaku Humas Aksi menuturkan ketidak puasaannya terkait dialog tersebut.

“Kalau saya pribadi tidak terlalu puas dengan janji yg dikeluarkan, terlebih lagi rektor tdk mau menandatangani fakta Integritas (hitam diatas putih). Takutnya janji hanya sekedar janji. Karena pengalaman beberapa aksi sebelumnya sempat juga mendapat janji yg mirip dan tidak terealisasi,” tuturnya.

Ia juga mengharapkan realisasi atas janji yang di tuturkan oleh Rektor. “Tapi semoga kali ini bisa terealisasi,” tutupnya.

Penulis : FIFA

Red : Shim

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *