Miskin

 

Ilustrasi Miskin. Sumber : www.google.com

Sungguh menjerit di tengah padang malam

Adalah caraku menjawab pertanyaanmu.

Setelah kau perlakukan seperti belati,

Kini kau asah lagi lalu menghunuskannya.

Tak akan hilang pedih perih, sampai mati, sampai nanti.

Dimana belas kasih?

Kau jawab,” dilibas kisah”.

Dimana rasa empati?

Kau jawab, ” Sebentar lagi mati”.

Anak-anak kering bibirnya, diam.

Lalu kau, basah karna hujan kemenangan?

Meski miskin, tapi kau belum tahu

Kekuatan orang-orang miskin ketika bersatu.

 

 

Penulis : Damar Al-Manakku

Mahasiswa Fakultas Sastra UMI

 

 

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *