Pedagang Pasar Mengusut Kasus Penembakan

28052014_164305_tembak
ilustrasi

Makassar, Cakrawalaide.com — Aksi solidaritas pedagang pasar Panampu Kecamatan Tallo, mengecam tindakan brutal aparat keamanan. Hal ini terkait kasus penembakan terhadap seorang anak berumur 12 tahun yang dilakukan oleh oknum polisi dari Polsekta Tallo, Bripka Muslimin.

Menurut ketua Asosiasi Pedagang Pasar Panampu, Mansyur, pihaknya telah mengadukan pelanggaran ini kepada pihak Lembaga Bantuan Hukum (LBH) agar mendampingi kasus ini. Ia juga berharap kasus ini harus segera diusut sampai tuntas dan mereka juga menolak pembayaran retribusi kepada kepala pasar panampu hingga Walikota Makassar menemui para pedagang.

Para pedagang juga meminta agar Wali Kota Makassar, mencopot kepala pasar panampu dari jabatannya karena dinilai kurang bertanggung jawab atas keamanan pasar. “Kami butuh wajah baru, kepala pasar yang baru, bukan mantan kepala pasar,” kata Mansyur

Korban penembakan bernama Arif adalah seorang santri di salah satu pesantren di Kabupaten Maros. Ia terkena tembakan dibagian paha atas saat bermain bola. Atas kejadian itu korban megalami trauma dan tidak bisa
jalan. “Hingga hari ini dia tidak bisa kembali ke pesantrenya karena masih dalam perawatan” tutur kakeknya.

Sementara pihak keluarga korban yang lain berharap kasus ini segera diselesaikan hingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Ibu korban, Suryana, yang merupakan pedagang di pasar panampu meminta agar pelaku dipecat dari kesatuannya.

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar bersama Forum Studi Isu-isu Strategis (FOSIS) melakukan diskusi bersama puluhan pedagang pasar siang tadi, Rabu (13/08). Mereka membahas kasus penembakan terhadap Arif.

Menurut Alie salah seorang perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar mengatakan, kasus ini harus dikawal sampai tuntas, “kita harus tetap terus mempresur kasus ini supaya tidak mengambang seperti kasus-kasus lain yang pernah terjadi sebelumya,” kata Alie di hadapan seluruh pedagang.

Penulis: Irfan/Her
Red: Her

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.