Perempuan Berhijab di Negeri Paman Sam

rantiMakassar, cakrawalaide.com — Universitas Muslim Indonesia bekerjasama dengan Perkumpulan Islam Paramartha Kadisiyyah Makassar menggelar kegiatan bedah buku yang berjudul “in god we trust” merentang hijab dari Indonesia sampai Amerika Serikat. Yang berlangsung di Auditorium Al-jibra, Kampus UMI, Sabtu, 25 Januari 2014.

Kegiatan ini di hadiri langsung oleh penulis buku ”in god we trust” yaitu pasangan suami istri beda kewarganegaraan Rianti Aryani (WNI) dengan suaminya Richard G. Bannet Jr,MS,RDH seorang anggota militer angkatan udara Amerika Serikat.

Buku yang berisikan tentang perjalanan hidup serta tantangan maupun rintangan seorang muslimah berkewarganegaraan Indonesia yang dihadapkan pada sebuah tatanan masyarakat serta norma-norma sosial yang mendiskriminasikannya sebagai seorang muslimah yang memegang teguh keyakinan dan perintah agamanya.

Hadir pada kegiatan bedah buku tersebut sebagai salah satu narasumber yaitu Rektor UMI, Masrurah Mukhtar dan juga di hadiri para peserta dengan latar belakang berbeda mulai dari pejabat birokrasi kampus, beberapa ormas islam, ibu rumah tangga, mahasiswa dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatannya Rektor UMI, mengatakan bahwa hijab adalah sebuah identitas bagi kaum perempuan muslim di seluruh dunia, maka wajiblah sebagai seorang muslim apalagi yang berusia mapan untuk mengenakan hijab, tandasnaya kepada seluruh peserta bedah buku.

Dalam bedah buku tersebut penulis buku menceritakan kisah kisah serta pengalamannya selama berada di lingkungan mayoritas non muslim bahkan salah satu yang menarik dari cerita tersebut ketika ia tidak di perbolehkan bekerja karena dengan alasan ia seorang perempuan yang berhijab tapi ia akan tetap di gaji namun ia menolak uang tersebut karena merasa tidak berhak lantaran tak ada usaha atau kerja yang dia lakukan sehingga ia bisa mengambil uang tersebut.

Suami dari Rianti Aryani mengatakan dari keyakian serta keteguhan hati istrinya banyak menginspirasi orang-orang di sekitar kehidupan mereka karena ia percaya bahwa islam adalah rahmat bagi semua alam dan segala isinya.

Salah satu peserta bedah buku yang ditemui oleh Cakrawala_IDE mengatakan, ia sangat terkesan dengan buku tersebut dan menuruntnya salah satu hal yang bisa kita petik dari buku itu adalah tentang bagaimana kita harus berjuang dan konsisten terhadap apa yang kita yakini. Bahkan salah satu dari panitia pelaksana yang tak bersedia menyebutkan namanya, mengatakan bahwa salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah salah satu langkah untuk menjawab persoalan konflik agama yang sampai saat ini belum menemukan ujungnya.

Penulis: Cappa Pribumi
Red: Kambuna

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *