Walhi Menggelar Diskusi Resolusi Lingkungan Awal Tahun 2018

Walhi Menggelar Diskusi Resolusi Lingkungan Awal Tahun 2018
Foto by: Izhan Ide

Makassar, cakrawalaide – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulsel menggelar diskusi publik tentang resolusi lingkungan hidup 2018, yang dihadiri oleh para aktivis di sulsel, diskusi ini berlangsung di Mr Coffee, Jl Boulevard Makassar, Sabtu (06/01)

Walhi sulsel bergerak pada isu-isu tentang kerusakan lingkungan, pencemaran lingkungan, reklamasi dan perubahan fungsi lahan.

Diketahui, Walhi adalah organisasi lingkungan hidup independen, non-profit dan non-partisipan. Walhi lahir dan berdiri pada tanggal 15 Oktober, tahun 1980.

Tidak hanya di Sulsel, Walhi juga ada di 28 Provinsi di Indonesia dengan didukung 479 organisasi anggota, 156 anggota yang secara aktif di lingkungan hidup.

Direktur Walhi Sulsel, Asmar Ekswar, membuka diskusi dengan berbagai contoh kasus yang pernah di advokasi baik dalam kota maupun kabupaten di Sulsel. Kemudian ia juga menjelaskan dampak buruknya tentang reklamsi yang membuat terumbu karang menjadi rusak, dan perubahan fungsi lahan pencemaran bagi biotik laut, akibat tambang pasir yang ada di takalar membuat terumbu karang di laut menjadi rusak parah dan makhluk hidup di laut Takalar menjadi rusak akbit penambang pasir di pantai Galesong.

Ia juga menyampaikan kasus yang pernah di advoksi, tentang masalah PLTU & PLTA di Wajo yang bisa merubah suhu bumi semakin panas. Dan kemudian ia menjelaskan tentang dampaknya lingkungan menjadi rusak dapat menyebabkan seluruh makhluk hidup dapat menerima akibatnya, seperti bencan alam.

Penulis : Uppi
Red : Ide

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.