Ashhabul Kahfi Adakan Bedah Buku

Makassar, cakrawalaide.com — Unit Kegiatan Mahasiswa  Lembaga Dakwa Kampus ( UKM LDK) Ashhabul kahfi bekerjasama dengan Celebes TV dan beberapa aktivis dakwah mengadakan acara bedah buku “Demonstrasi, Solusi atau Polusi” di gedung Auditorium Al-jibra Kampus Universitas muslim Indonesia, Minggu (26/01/2014)

Acara yang dikemas dengan sesi diskusi dan tanya jawab itu dihadiri oleh Asmin Amin (Budayawan SULSEL) sebagai narasumber dan Ust. Mukran Usman, LC (Dosen STIBA Makassar) sebagai pemateri dalam acara bedah buku. Puluhan aktivis mahasiswa islam yang berasal dari berbagai kampus di Makassar di antaranya UNHAS, dan STIBA Makassar juga hadir diacara bedah buku tersebut.

Acara bedah buku diawali dengan sambutan oleh ketua umum dan Pembina UKM LDK Ashhabuk Kahfi, kemudian dirangkaikan dengan pemutaran video yang berisi pendapat beberapa orang terkait dengan demonstrasi yang dilakukan mahasiswa khususnya di UMI.“Demonstrasi atau aksi dikatakan berjalan baik apabila memenuhi beberapa indikator, yaitu harus ada manajemen pengelolaan isu dan manajemen  lapangan” Tukas Asmin Amin. Diapun menambahkn bahwa saat ini, banyak mahasiswa yang mengklaim dirinya sebagai aktivis Islam, namun sholat yang merupakan tiang agama saja tidak dilaksanakan dan arah perjuangan mahasiswa dalam era reformasi ini tidak jelas tujuannya, alias tidak punya keberpihakan kepada masyarakat kecil.Menurut Ust. Mukran Usman, LC, perlu kita cermati demonstrasi dari sisi tujuan dan cara dalam berdemonstrasi, apakah dia sesuatu yang haram, diperbolehkan, ataukah dia sesuatu yang didiamkan syariat. “Demonstrasi yang cenderung berujung pertengkaran dan pengrusakan juga disebabkan oleh sistem demokrasi yang notabenenya bukan dari ajaran Islam” ujarnya.Acara bedah buku yang dimoderatori oleh Syukri Mawardi itu berjalan tanpa hambatan. Acara itupun ditutup dengan kesimpulan bahwa demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa sekarang ini telah jauh dari nilai yang diajarkan dalam Al-Quran dan Sunnah nabi SAW. (/Khay)

Penulis: Khay Kianto
Red: Kambuna

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.