Mahasiswa Fikom Menuntut Transparansi Dana Kemahasiswaan

20140611_115628
mahasiswa fikom melakukan aksi damai di halaman depan gedung fikom dengan membawa spanduk / foto: pucuk

Makassar, Cakrawalaide.com – Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Muslim Indonesia yang tergabung dalam KABAMAFIKOM terdiri dari beberapa angkatan yakni Android 011, Compiler 012, dan Modifier 013 melakukan aksi damai di depan halaman gedung Fikom, Rabu (11/06) siang tadi pada pukul 11.16 WITA.

Mereka menuntut kejelasan transparansi dana dari pihak birokrasi Fakultas Ilmu Komputer terkait dana kemahasiswaan tahun ajaran 2013-2014 yang berjumlah sekitarkurang lebih Rp.18 juta. Kemudian meminta pertanggung jawaban atas penggunaan dana pada saat penyelenggaraan kuliah umum ke-II di Auditorium Al-Jibra.

Massa aksi juga meminta pertangung jawaban birokrasi serta klarisifikasi terkait pembatalan kegiatan Fikom Awords 2014, serta meminta solusi kongkrit terhadap penyelesain masalah-maslah yang ada di Fikom .

Tututan-tuntutan tersebut di klarisifikasi oleh pihak Fakultas dengan melakukan mediasi di ruangan Auditorium Fikom. Dekan Fikom dalam hal ini Muhammad Diayah Yusuf, ia mengatakan, Wakil Rektor III telah memberi kejelasan tentang dana yang bersal dari mahasiswa baru sebesar Rp.100.000 per-orang dimana dialokasikan Rp.75. 000 untuk kegiatan di Fakultas. Dan Rp.25.000 untuk kegiatan penjemputan mahasiswa baru di Padang Lampe selama dua hari. Jadi dana yang tersisah kurang lebih Rp.13.350.000

Tahun ajaran 2013-2014 pengurus kelembagaan dianggap fakum sehingga tidak ada kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Mahasiswa. Pihak fakultas akan melaksanakan kegiatan Re-Akreditasi dan hampir seluruh kegiatan-kegitan kemahasiswaan sangat dibutuhkan yang berkaitan dengan Administrasi.

Dekan Fikom juga menyampikan bahwa dari aspek kegiatan kemahasiswaan pihak fakultas mendapatkan nilai 0,8 karena tidak adanya administrasi. Dari sisi aspek sumber daya mendapat nilai 2, dari aspek administrasi keuangan mendapat nilai 3, dan yang lainnya rata-rata hanya mendapat 2 koma.

Tidak ada yang mencapi 4 akibatnya Akreditasi Fikom sampai saat ini masih tetap berstatus Akreditasi  C. Oleh sebab itu masih di beri kesempatan untuk Re-Akreditasi lagi dalam waktu satu tahun  ini guna menutupi kekurangan Fikom.  Pihak fakultas sendiri memburu kegiatan-kegiatan dan meningkatkannya. Pihak fakultas juga memberi dorongan kepada pengurus lembaga agar kiranya melakukan kegiatan Seminar Internasional.

Muhammad Diayah juga mengatakan bahwa tidak ada laporan pertanggung jawaban kegiatan-kegiatan yang di lakukan oleh Lembaga sejak kepengurusan Baso dan Tomi. “Jadi pihak fakultas tidak tahu tentang kegiatan apa saja yang di lakukan oleh saudara Baso dan saudara Tomi, itulah kejelasan pertanggung jawaban atau klarifikasi penggunaan dana,” katanya.

Penulis: Pucuk
Red: Her

redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *